Cara mengolah kotoran puyuh

Please Wait...
Berbagi-Informasi Kali ini saya akan membahas tentang cara mengolah kotoran puyuh atau hewan ternak.

satria quails farm

Bagi anda yang bingung tentang mengolah kotoran hewan ternak apa lagi sampai dapat komplen dari tetangga sekitar
Berikut ini akan saya beri kan solusi
Karena saya sendiri juga ternak puyuh yang sangat dekat dengan rumah tetangga. Dulu saat pertama kali saya beternak sering menjadi cibiran para tetangga,semenjak itu lah saya berpikir keras agar usaha ternak saya dapat berjalan hingga saat ini

cara budidaya puyuh

Yang pertama-tama yang anda harus perhatikan jumlah protein yang ada pada ransum pakan ternak,karena jumlah protein yang tinggi bisa membuat ayam/puyuh menjadi mencret/kohe nya basah,dan bau kotoran yang menyengat.
Maka dari itu jumlah protein sebisa mungkin diturunkan itu kalo menurut saya,walo puyuh usia muda kohe nya tidak basah/encer malah bisa dikatakan mamel cenderung kering.

Dulu saya sempat melakukan uji coba dengan memanfaatkan kohe puyuh menjadi bio gas.uji coba bisa dikatakan berhasil, dan nyala api bisa bertahan kurang lebih 5 menit.dengan kohe puyuh sebanyak setengah botol minuman air mineral. Tapi setelah di pikir-pikir untuk membuat kohe puyuh menjadi bio gas itu memerlukan tidak sedikit biaya. Akhir nya terpikirkan mengolah kohe puyuh menjadi pupuk organik. Sebelum mengolah kotoran puyuh alangkah baiknya siapkan tempat penampungan kotoran atau kohe puyuh tersebut.
Lalu buat kan tempat pengolahan kohe serapat mungkin agar bau yang di hasilakan tidak menyebar kemana mana dan usahakan atap penampungan kohe yang bisa tembus cahaya secara langsung atau menggunakan asbes yang transparan atau genting yang terbuat dari kaca.

Berikut Proses pengolahan kohe :

Bahan bahan:

- Ember

- Gayung

- Gembor/sejenisnya

- Em4 pertania

- Tetes tebus

- Cetok/sekop/pacul

- Sarung tangan

- Masker

- Grajen

Langkah langkah:

Em4 dan tetes tebu di campurkan dengan dosisis masing masing 10 tutup botol em4 di campur 30 liter air aduk hingga rata lalu tutup rapat diamkan selama 1-2 hari.

Kohe ayam/puyuh di ratakan di atas tanah beri grajen aduk hingga rata lalu siram dengan air yang sudah di campur em4 tadi lakukan berulang ulang sampai habis. Jika kohe masih basah atau seperti lumpur silahkan tambahkan grajen dan sekam agar kohe tersebut bisa mamel atau padat tidak terlalu basah.karena jika terlalu basah proses fermentasi bisa membutuhkan waktu lama bahkan gagal.

Setelah itu ratakan dan di biarkan saja gak usah di tutup terpal.dalam waktu 3-4 hari biasanya kohe tadi sudah kering dan bau nya sudah berubah. Lalu setelah 4 hari lakukan pembalikan agar suhu panas yang di hasil kan bisa berkurang.
setelah 10 hari kohe tadi siap di masukan karung dan di jual.

Demikian pembahasan tentang cara mengolah kotoran puyuh menjadi pupuk organik yang sangat bermanfaat pada tanaman.
Semoga informasi yang di berikan bisa bermanfaat bagi kita semua dan Terima Kasih sudah berkunjung di Blog ini....





Blog Archive

Translate

Powered by Blogger